Penerapan Pembelajaran Loose Part di TK ABA 1 KANDANGAN


PENERAPAN PEMBELAJARAN LOOSE PART DI TK ABA 1 KECAMATAN KANDANGAN KABUPATEN KEDIRI
Tugas dalam rangka memenuhi UAS Mata Kuliah Pengelolaan Pengembangan Kegiatan Anak Usia Dini




Dosen Pengampu : Dr. ANIK LESTARININGRUM, M.Pd


Oleh :
Endang Sri Handayani
NPM: 17.1.01.11.0016





PRODI PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU KEPENDIDIKAN
UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
2019




Pertanyaan 1 : Mengapa Loose Part sangat cocok dalam pembelajaran anak usia dini?
Jawaban :
Loose Part sangat cocok diterapkan dalam proses pembelajaran dikarenakan dengan menerapkan Loose Part kemampuan anak-anak dalam berfikir kritis akan meningkat. Selain itu Loose Part memberi kesempatan pada anak untuk bermain dengan teman, menyelidiki, menemukan, mengeksplorasi dan berkreasi dengan berbagai bahan yang ada. (Casey Theresa, Robertson, Juliet. 2016:56)

Pertanyaan 2: Bagaimana desain penerapan Loose Part di sekolah anda?
Jawaban :
Tema : Rekreasi
Sub Tema : Menyiapkan bekal tamasya
Materi : 
              -     Mensyukuri ciptaan Tuhan (NAM 1.2)
-            Membiasakan sikap eksploratif (KOG 2.2)
-            Memiliki sikap kreatif (KOG 2.3)
-            Menjaga lingkungan (SENI 2.4)
-            Mengenal benda disekitarnya (KOG 3.6/4.6)
-            Menunjukan hasil karya (SENI 3.15/4.15)

langkah-langkah Pembelajaran :
1.      Guru menyiapkan display loose part sekaligus menjelaskan bahan dan kegiatan main yang akan dilakukan.
2.      Guru meminta anak untuk berkreasi sesuai dengan keinginan mereka. Terdapat 4 kegiatan main yang dapat dilakukan anak yaitu berkreasi menggunakan bahan Daun salam, Daun lamtoro, Biji papaya, Kertas bekas, Batu kerikil, Pensil bekas, Tempat bekas telur.




Dari bahan yang disiapkan oleh guru anak dapat membuat bekal tamasya sesuai imajinasi mereka.


Pertanyaan 3: Bagaminan kendala saudara ketika menerapkan pembelajaran menggunakan Loose Part di sekolah anda?
Jawaban :
1.      Karena bertepatan dengan acara pembagian Buku Laporan Perkembangan siswa yang masuk hanya sedikit.
2.      Karena terbiasa menggunakan pengayaan maka ketika menggunakan metode loose part anak menjadi sedikit bingung ingin membuat apa, sehingga guru perlu memancing imajinasi mereka.

Daftar Referensi :  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar